Selasa, 05 Desember 2017

Ombak

Kau mengutuki bebatuan
Sedang aku, tenggelam
dalam gemuruhmu
Di dadaku

Kau menyaksikan keheningan
Sedang aku nyaris karam
Oleh rasa getir
Oleh rahasia yang kutitipkan
Pada palung-palung laut
  
Aku tak ingin berharap
pada yang akan
dan takkan

Kau tetap pengelana laut
Sedang aku harus pulang pada pesisir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar